Tips & Trik Mengintip


Tentang kegiatan mengobservasi celana dalam yang sedang dipakai ini saya ada comment. Di luar negeri hobi ini disebut “upskirt“. Harfiah artinya, di atas rok. Logis saja, sebab satu-satunya peluang bisa mengobservasi celana dalam yang lagi dipakai adalah kalau pemakainya sedang mengenakan rok. Semakin pendek rok tentu semakin kondusif.

Posisi Berdiri

Obyek yang diobservasi bisa dalam berbagai posisi. Kalau sedang berdiri, jelas posisi obyek harus lebih tinggi, seperti sedang naik tangga atau eskalator. Atau kalau berani, taruh alat pemantau di bawah rok. Di luar negeri, yang teknologi canggihnya terjangkau, orang sudah pakai hidden cam yang dipasang di sepatu atau tas yang dilubangi. Dalam posisi obyek berdiri di posisi lebih tinggi, masalahnya, kita kemudian harus mendongak. Kalau sekali dua kali mungkin tidak terlalu masalah, tapi kalau berkali-kali, apalagi di posisi yang sama, jelas orang bisa menebak kita lagi ngapain. Dalam penggunaan alat pemantau, tindakan ini “offending“, ketara betul apa yang mau dilakukan. Jadi harus ekstra hati-hati.

Posisi Duduk

Kalau saat duduk, ada beberapa “syarat”. Misal, ketinggian tempat duduk mengharuskan tungkai membentuk sudut lancip, artinya sudut yang dibentuk oleh paha dan betis kurang atau sama dengan 90 derajat. Kalau tidak ya tidak terpantau. Kursi yang terlalu tinggi atau “tempat duduk” di halte bus yang lebih bersifat sebagai sandaran pantat adalah contoh yang menyebabkan tungkai tidak membentuk sudut tersebut. Syarat lain adalah paha harus misah untuk memberi akses ke bagian dalam rok, paha gak gede-gede amat sehingga menghalangi akses, cukup cahaya, rok tidak melebihi lutut karena jelas akan menutupi, bagian tengah rok tidak diturunkan di antara kedua paha, dan sebagainya.

Posisi Jongkok

Dalam posisi jongkok atau duduk di tempat duduk yang kerendahan sehingga lekukan tungkai (dengan lutut sebagai titik sudut) membentuk sudut sangat lancip, syarat pentingnya antara lain adalah bagian belakang rok tidak dijepit oleh paha dan betis. Hal ini biasa dilakukan oleh pemakai rok panjang atau sedang kalau lagi jongkok, tapi tidak oleh pemakai rok mini karena ukurannya yang mini tidak memungkinkan hal ini. Kalau dijepit, jelas merupakan perlindungan sangat baik untuk bagian dalam paha. Kalau tidak dijepit dan bagian belakang rok dibiarkan menjuntai, maka betis berperan penting sebagai double cover. Betis harus misah agar isi rok kelihatan. Selain itu, syarat umum lain, sudut yang dibentuk antara badan dan tungkai harus tidak melebihi 90 derajat (artinya membentuk sudut lancip), sebab kalau tidak berarti tungkai melandai ke lantai, memustahilkan pengamatan.

Mengenai siapa obyek, tentu semua yang pakai rok. Seperti disebut, makin pendek atau makin lebar, makin baik. Apalagi rok pendek (mini) berbentuk bel dan berlipat-lipat seperti akordeon, adalah yang paling kondusif. Rok semacam ini dipakai sebagai seragam sekolah di Jepang. Tak heran kalau Jepang adalah surga bagi para pengintip celana dalam. Bahkan di sana (secara legal?) dijual rekaman video pengintipan celana dalam dari berbagai macam obyek, posisi, dan lokasi. Mulai anak sekolah, karyawati, SPG, cheerleader, pokoknya siapa saja yang pakai rok. Untuk posisi duduk, rok mini ketat paling kondusif, tapi belum tentu rok akordeon, sebab bagian tengahnya bisa dijepit antara paha sehingga menutupi. Sebaliknya untuk posisi berdiri. Untuk posisi jongkok, semuanya kondusif.

Mengenai lokasi, bisa mulai dari sekolah, angkot, mall-mall dan sebagainya. Betul yang dikemukakan di milis ini. Di sekolah memang “luar biasa”. Hanya masalahnya sekolah itu kan terbatas waktu, yaitu waktu istirahat dan pulang. Nah yang orang kerjaan tetap tentu sulit melakukan observasi di lokasi seperti ini. Lain halnya kalau pengangguran, kerja tak tetap waktu, atau – ini yang paling oke – bekerja di lokasi sekolahan. Bagi di luar kategori terakhir ini, kalau sering di sekolah yang sama lama-lama orang curiga, dan kita jadi dikenali. Masuk ke area sekolah saja tanpa ada maksud resmi apapun orang bisa-bisa curiga, apalagi kalau sering. Kalau di angkot, selain anak sekolah, juga karyawati. Karyawati juga kondusif, terutama kalau sedang jongkok ngecek barang.

Belakangan ini kelihatannya awareness (atau tepatnya alertness) terhadap kegiatan pemantauan isi rok cukup meningkat. Berita buruk buat pehobi ini. Karyawati sekarang banyak yang menutupi roknya dengan slayer kalau lagi di angkot. Rok seragam sekolah makin panjang melebihi lutut, apalagi sekarang ada trend yang sampai mata kaki. Banyak juga yang memakai “rangkepan” celana pendek atau bicycle pant di dalam roknya. Di sejumlah lokasi karyawati justru diwajibkan memakai celana panjang, bukan lagi rok. Celana, baik panjang atau pendek, serta kain panjang, jelas merupakan musuh besar para pehobi ini. Apalagi kalau di negeri ini diberlakukan hukum syariah, dimana pakaian pun diregulasi, maka mampuslah kalian … Hehehehe …

Yang jelas, kegiatan ini – terutama yang memakai alat pemantau – cukup “offending“, sebab langsung berhubungan dengan yang bersangkutan. Beda misalnya kalau nyiumin celana dalam, kita berurusan dengan sebuah benda, bukan manusia. Jadi hati-hati.

Sekian teori-teori dari saya.

19 responses to “Tips & Trik Mengintip

  1. ternyata ngintip jg ada tipsnya hahaha… salut nih, musti segera di praktekin

  2. Salut Bro, Blognya punya jiwa nih,…Salut,…hehehehe,….:D

  3. mantap gan,,,
    share dong koleksinya….🙂

  4. Wahhh amannya pakai celana dalam eeeh celana panjang gan…

  5. Bang, klo cara motret disekolah gimana nih kan dimana mana ada temen temen,klo ketahuan kan repot

    ada yg tiap hari pamer cd nih bang,mana ceweknya cantik langsung pula.4 orang lagi,1 suka duduk di lantai kadang jongkok,1 suka ngangkat2 rok pas duduk,1 suka kakinya diangkat angkat ,1 lagi suka ngangkang

  6. Hiahahah…
    kreatip sekali blog ini yah?
    Tapi sekarang kan dijual kamera” sangat kecil gan. Jadi cocok menjadi sarana hobby ini yah. Sayang di daerah.. bnyk orang yg ngga ada kerjaan ..suka ngamatin orang lain, makanya ngga berani ngintip dee..

  7. boss,, ane nih udah banyak bgt koleksi hasil intipan ane..
    pengen share disini gmn caranya??
    ni 10000% asli dari kamera ane sendiri,, mulai intip eskalator, WC umum, angkot, dll….

  8. klw ngintip di mall,, kaga perlu alat canggih,,
    cukup kamera standbye di posisi video recorder, taro di helm, trus jinjing dah tu helm.. (kebayang ga??)
    klo di supermarket tinggal taro di keranjang posisi kamera ngadep atas… hehe
    disini bukan alat canggih yg jadi patokan,, tapi “keberanian dan nyali”.. wkwkw

  9. klo dari tangga gimana tipsnya om secara bisa aja ketahuan yg diintip maupun orang yg kebetulan mau ke tangga

  10. emailnya ga bisa dikirimi tuh..
    minta email yg bener dong.. ???

  11. bro gw mo ngintip di suatu tempat. tempat ini 3 lantai, lantai 2 itu sepi, tapi lantai 3 rame banget orang2 anak2 sekolah ke situ semcam les lesan gitu. gimana cara gw dilantai 2 ngintip, secara klo gw berdiri distu orang2 pasti bertanya2 ngapain gw disitu mulu ?

  12. emailnya kok nggak bisa dihubungin ya.. padahal mau belajar ngintip nih ..

    btw ada forum diskusi intipers ga?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s